Download! Download Smart Rapor Entry versi terbaru

Cara Sederhana dan Mudah Investasi Reksadana Bagi Pemula

Investasi Reksadana
Investasi Reksadana

Edukasi yang banyak dilakukan oleh mereka yang ahli dalam hal pengaturan keuangan membuat banyak masyarakat kini melirik peluang lain dalam menjaga aset harta yang dimiliki. Salah satunya adalah investasi reksadana dimana bentuk instrumen invetasi ini tergolong mudah untuk dikerjakan serta tidak serumit bermain saham. Lagipula, peluang ini juga memberi keuntungan yang cukup lumayan dalam jangka waktu yang panjang.

Nah, agar tak kebingungan tentang reksadana yang sedang naik daun ini, ada baiknya kita membahas tentang bagaimana memilih produk yang tepat. Hal ini penting dikarenakan ada sekitar 700-an produk yang ditawarkan kepada publik.

Sebagai langkah awal, nasabah haruslah menentukan apakah investasi yang dilakukan untuk jangka pendek, menengah atau panjang. Dimana durasi untuk setiap waktu antara 1-2 tahun, kemudian berkisar 5 tahun dan di atas 5 tahun. Ini penting agar saat memilih reksanada akan sesuai dengan kebutuhan.

Sebut saja, Anda butuh biaya kuliah anak sekitar 4 tahun lagi misalnya maka sebaiknya pilihlah investasi reksadana dengan jangka waktu menengah. Tapi, jika memiliki rencana hendak membeli rumah paling tidak 8 tahun ke depan, maka investasi jangka panjang adalah pilihan yang tepat. Dengan demikian, Anda tak salah dalam memilih produk reksadana.

Untuk mengetahui seputar reksadana, sebaiknya Anda mencari tahu dari berbagai sumber terpercaya dan banyak direkomendasi. Ini penting dikarenakan berkaitan dengan informasi yang didapat agar resiko yang bisa saja terjadi bisa disikapi dengan tenang.

Salah satunya adalah potensi resiko yang terjadi dimana dalam dunia investasi jenis apapun akan tetap berlaku high risk high return. Artinya, semakin besar resiko yang dihadapi maka potensi keuntungan juga semakin tinggi, sebaliknya akan memberikan keuntungan yang kecil jika resikonya tergolong rendah.

Lantas, kaitannya dengan investasi reksadana ini apa? Tentu saja, sangat berhubungan dengan kepribadian Anda dalam menjalankannya. Jika nilai investasi yang terjadi mengalami penurunan hanya beberapa puluh ribu saja kemudian Anda merasa dunia menjadi terbalik, stres hingga marah marah, maka pilihan bisnis ini tak cocok untuk dijalankan.

Namun, jika ternyata penurunan investasi hingga jutaan rupiah dan Anda serta merta santai dikarenakan tahu potensi kenaikan bakal terjadi, sebaiknya peluang ini terus dijalankan. Cukup sederhana bukan?

Komentar

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.