<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edi Psw&#039;s Weblog &#187; Wisata</title>
	<atom:link href="http://www.edipsw.com/category/wisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.edipsw.com</link>
	<description>Merangkai kata tentang sisi lain hidup dan kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 07:37:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Hadiah Lebaran dari Hacker Hitam</title>
		<link>http://www.edipsw.com/blogger/hadiah-lebaran-dari-hacker-hitam/</link>
		<comments>http://www.edipsw.com/blogger/hadiah-lebaran-dari-hacker-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 03:53:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edi Psw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Hacking]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[deface]]></category>
		<category><![CDATA[hack]]></category>
		<category><![CDATA[iskorpitx]]></category>
		<category><![CDATA[jamayckha]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edipsw.com/?p=710</guid>
		<description><![CDATA[Idul Fitri identik dengan salam-salaman, idul fitri identi dengan maaf-maafan. Idul Fitri adalah hari kemenangan setelah sebulan lamanya kita dilatih untuk menahan diri dari hawa nafsu dan meninggalkan diri dari sifat keduniawian demi mendapatkan jiwa yang fitrah. Idul Fitri adalah hari yang sangat istimewa bagi umat islam. Saking istimewanya, momentum Idul Fitri ini sering digunakan seseorang untuk melakukan aksinya, termasuk juga hacker hitam. Seperti yang dilakukan oleh hacker hitam dari Turki yang menamakan dirinya iSKORPiTX. Salah satu korbannya adalah blog saya, dan ini merupakan hack yang ke-2 kali terhadap blog saya, setelah sebelumnya di-deface oleh seorang hacker dari Jamayckha pada bulan September 2008 bertepatan dengan bulan ramadhan. Inilah pesan yang disampaikan oleh iSKORPiTX : BY iSKORPiTX; (TURKISH HACKER) dünya markas? asla taklit edilemez tek ki?ilik dev kadro web security cd da??t?m? devam ediyor B?Z BU ??LERDE YÜKSEK L?SANS YAPTIK!! BU ALEM?N KRALI B?Z?Z!! Kurang begitu jelas apa pesan yang disampaikan oleh iSKORPiTX ini karena saya sendiri kurang mengerti bahasa Turki. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://i167.photobucket.com/albums/u156/edipsw/2009/09/tampilan-blog.jpg" target="_blank"><img class="alignleft" style="margin: 0px 7px 7px 0px;" title="Tampilan blog setelah di-hack" src="http://i167.photobucket.com/albums/u156/edipsw/2009/09/tampilan-blog-thm.jpg" alt="" width="250" height="199" align="left" /></a>Idul Fitri identik dengan salam-salaman, idul fitri identi dengan maaf-maafan. Idul Fitri adalah hari kemenangan setelah sebulan lamanya kita dilatih untuk menahan diri dari hawa nafsu dan meninggalkan diri dari sifat keduniawian demi mendapatkan jiwa yang fitrah. <br />
Idul Fitri adalah hari yang sangat istimewa bagi umat islam. Saking istimewanya, momentum Idul Fitri ini sering digunakan seseorang untuk melakukan aksinya, termasuk juga hacker hitam. Seperti yang dilakukan oleh hacker hitam dari Turki yang menamakan dirinya iSKORPiTX.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu korbannya adalah <a href="http://www.edipsw.com" target="_blank">blog saya</a>, dan ini merupakan hack yang ke-2 kali terhadap blog saya, setelah sebelumnya di-deface oleh seorang hacker dari <a title="Di-hack oleh Jamayckha" href="http://www.edipsw.com/internet/mengembalikan-blog-yang-di-hack-oleh-jamaycka.html" target="_blank">Jamayckha</a> pada bulan September 2008 bertepatan dengan bulan ramadhan. Inilah pesan yang disampaikan oleh iSKORPiTX :<span id="more-710"></span></p>
<p style="text-align: center;"><em>BY iSKORPiTX;</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>(TURKISH HACKER)<br />
dünya markas? asla taklit edilemez<br />
tek ki?ilik dev kadro<br />
web security cd da??t?m? devam ediyor<br />
B?Z BU ??LERDE YÜKSEK L?SANS YAPTIK!!<br />
BU ALEM?N KRALI B?Z?Z!!</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kurang begitu jelas apa pesan yang disampaikan oleh iSKORPiTX ini karena saya sendiri kurang mengerti bahasa Turki. Yang jelas, dari tulisan “BU ALEMIN KRALI BIZIZ” dia menyebut dirinya sebagai “King of This World”.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu mengetahui blog saya dihack, langkah pertama yang saya lakukan adalah membuka blog teman-teman yang satu hosting dengan blog saya, seperti blog <a href="http://sawali.info" target="_blank">Pak Sawali</a>, blog <a href="http://oktasihotang.com/" target="_blank">Mas Okta</a>, dan <a href="http://tugupahlawan.com" target="_blank">TPC</a>. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi, apakah blog mereka juga kena hack seperti waktu di-hack oleh Jamayckha dulu. Ternyata benar, blog teman-teman juga mengalami nasib yang sama dengan blog saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Waduh, saya langsung menarik nafas panjang, sambil memutar otak untuk mencari akal. Namun, saya tidak begitu panik dalam menghadapi hack kali ini, tidak seperti saat di-hack oleh Jamayckha hingga kepala pusing sampai tujuh keliling. Kali ini saya tenang-tenang saja, bahkan saya sempatkan untuk menyirami bunga-bunga di halaman rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah pikiran fresh, barulah saya membuka laptop untuk memperbaiki blog saya yang tampilannya beda itu. Dugaan sementara saya, hack yang dilakukan oleh iSKORPiTX ini tidak jauh beda dengan yang dilakukan oleh Jamayckha, yaitu mengganti seluruh file “index.php” yang ada di folder blog, antara lain :</p>
<p style="text-align: justify;">www\index.php<br />
www\wp-admin\index.php<br />
www\wp-content\index.php<br />
www\wp-content\themes\[nama-theme]\index.php</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://i167.photobucket.com/albums/u156/edipsw/2009/09/avira.jpg" target="_blank"><img class="alignleft" style="margin: 0px 7px 7px 0px;" title="Tampilan avira yang mendeteksi file index.php" src="http://i167.photobucket.com/albums/u156/edipsw/2009/09/avira-thm.jpg" alt="" width="250" height="270" align="left" /></a>Tanpa berpikir panjang, saya langsung meluncur ke sana. Menggunakan FireFTP, saya lihat file-file yang ada di folder blog saya. Tidak ada file yang diacak-acak oleh hacker hitam ini. Nampaknya sedang aman-aman saja. Kemudian saya download file “index.php” yang ada di folder “www” untuk dilihat isinya. Tanpa diduga, antivirus saya langsung mendeteksi adanya virus pada file “index.php” ini. Dugaan saya ada skrip semacam <abbr title="Malware adalah sebuah skrip yang di ciptakan dengan maksud dan tujuan tertentu dari penciptanya yang biasanya sifatnya membobol atau  merusak "><span style="color: #ff00ff;">malware</span></abbr> yang disisipkan ke dalam file “index.php” ini. Download pun gagal. Agar berhasil, saya menonaktifkan antivirus saya kemudian saya download lagi file “index.php” tadi, dan berhasil. Saya buka file itu menggunakan Notepad++, dan ternyata benar bahwa isi file “index.php” sudah diubah oleh hacker. Akhirnya saya ganti file “index.php” itu dengan yang asli yang saya ambilkan dari <a href="http://wordpress.org" target="_blank">wordpress.org</a>. Saya lakukan langkah yang sama untuk file “index.php” pada folder yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Penanganan yang pertama saya anggap telah selesai. Dengan hati dag-dig-dug, saya coba buka blog saya, dan ….! Ternyata belum ada perubahan apa-apa. Tampilannya masih berupa tampilan dari hacker hitam. Berarti masih ada file lain yang diubah oleh hacker yang kurang kerjaan ini. Sempat chat sana, chat sini, dengan Pak Sawali dan Mas Okta namun belum juga berhasil.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya saya periksa lagi tiap-tiap folder satu persatu menggunakan FireFTP tadi, dan mata saya langsung tertuju pada file “default-filters.php” yang ada di dalam folder “wp-include”. Dari tampilan tanggal yang tertera disitu, saya meyakini bahwa file ini telah diubah oleh hacker. Benar saja, pada saat saya download ternyata file ini juga dianggap virus oleh antivirus saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhir kata, setelah melalui berbagai macam upaya, akhirnya blog saya bisa dibuka lagi, normal seperti sedia kala. Saya akan melakukan tindakan preventif untuk melindungi admin blog saya agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi atau paling tidak bisa diminimaliris.</p>
<h3 style="padding:0px; margin:30px 0px 5px 0px;">Kata kunci yang masuk:</h3><div style="text-align:justify; line-height:16px;"><a href="http://www.edipsw.com/blogger/hadiah-lebaran-dari-hacker-hitam/" title="deface fireftp">deface fireftp</a> (1)</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edipsw.com/blogger/hadiah-lebaran-dari-hacker-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>75</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Air Zam-Zam di Bukit Panjalu</title>
		<link>http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/</link>
		<comments>http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 00:25:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edi Psw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[panjalu]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[situ lengkong]]></category>
		<category><![CDATA[zam-zam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edipsw.com/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda meminum air zam-zam? Para jamaah haji yang telah selesai menunaikan ibadah haji biasanya membawa oleh-oleh ini untuk dibawa pulang ke tanah air. Air zam-zam diyakini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, bisa menghilangkan dahaga serta bisa mengenyangkan perut. Air zam-zam tidak akan pernah habis walaupun diambil berjuta-juta manusia, tidak akan kering walaupun dipompa untuk diambil airnya. Di bukit Panjalu yang terletak di Desa/Kecamatan Panjalu, Ciamis, Jawa Barat, terdapat telaga yang diyakini mengandung air zam-zam. Lokasi ini biasanya menjadi salah satu target para peziarah yang ingin datang ke makam Raja Panjalu. Menurut legenda, konon kerajaan Panjalu ini dipimpin oleh seorang raja yang arif bijaksana bernama Prabu Cakradewa. Beliau memiliki beberapa anak, salah satunya bernama Prabu Borosngora. Prabu Cakradewa sangat sabar dalam mendidik anak-anaknya hingga menginjak dewasa. Setelah dirasa cukup, Prabu Cakradewa memerintahkan anak-anaknya mengembara untuk menuntut ilmu di tempat lain. Maka, berangkatlah anak-anaknya untuk mengembara, termasuk juga Prabu Borosngora. Bertahun-tahun dia mengembara hingga akhirnya sampailah di Mekkah. Sampai di sana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.edipsw.com/wp-content/uploads/2009/02/telaga-panjalu.jpg" target="_blank"><img class="alignleft size-full wp-image-628" style="margin-left: 0px; margin-right: 7px;" title="telaga-panjalu-thm1" src="http://www.edipsw.com/wp-content/uploads/2009/02/telaga-panjalu-thm1.jpg" alt="Telaga Panjalu" width="252" height="189" align="left" /></a>Pernahkah Anda meminum air zam-zam? Para jamaah haji yang telah selesai menunaikan ibadah haji biasanya membawa oleh-oleh ini untuk dibawa pulang ke tanah air. Air zam-zam diyakini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, bisa menghilangkan dahaga serta bisa mengenyangkan perut. Air zam-zam tidak akan pernah habis walaupun diambil berjuta-juta manusia, tidak akan kering walaupun dipompa untuk diambil airnya.<br />
Di bukit Panjalu yang terletak di Desa/Kecamatan Panjalu, Ciamis, Jawa Barat, terdapat telaga yang diyakini mengandung air zam-zam. Lokasi ini biasanya menjadi salah satu target para peziarah yang ingin datang ke makam Raja Panjalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut legenda, konon kerajaan Panjalu ini dipimpin oleh seorang raja yang arif bijaksana bernama Prabu Cakradewa. Beliau memiliki beberapa anak, salah satunya bernama Prabu Borosngora. Prabu Cakradewa sangat sabar dalam mendidik anak-anaknya hingga menginjak dewasa. Setelah dirasa cukup, Prabu Cakradewa memerintahkan anak-anaknya mengembara untuk menuntut ilmu di tempat lain.<span id="more-619"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Maka, berangkatlah anak-anaknya untuk mengembara, termasuk juga Prabu Borosngora. Bertahun-tahun dia mengembara hingga akhirnya sampailah di Mekkah. Sampai di sana dia bertemu dengan seseorang yang berjubah putih. Prabu Borosngora sempat beberapa saat bertarung untuk mengadu kesaktian dengan lelaki tua itu. Tapi sayangnya, Prabu Borosngora takluk dihadapan lelaki yang akhirnya diketahui bernama Sayyidina Ali.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak saat itu, Prabu Borosngora memeluk agama islam dan berguru kepada Sayyidina Ali hingga bertahun-tahun lamanya. Dia boleh pulang ke tanah air dengan satu syarat harus bisa membawa air zam-zam menggunakan “<abbr title="keranjang yang biasanya digunakan untuk mencari rumput">mata era</abbr>”. Pada awalnya gagal, tetapi karena kesabarannya dalam menuntut ilmu, akhirnya Prabu Borosngora berhasil membawa air zam-zam menggunakan keranjang yang biasanya digunakan untuk mencari rumput itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kesaktiannya, tibalah dia di atas bumi Panjalu dalam waktu yang singkat. Air zam-zam dituangkan di atas bumi Panjalu hingga terbentuklah sebuah telaga. Selanjutnya keranjang yang tadinya digunakan untuk membawa air zam-zam itu dibawa ke puncak bukit Panjalu. Saat dibawa, ada sisa-sisa air dari keranjang yang menetes sehingga terbentuklah sumber air di puncak bukit itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitulah legenda tentang kerajaan Panjalu. Telaga yang berasal dari air zam-zam itu dinamakan Situ Lengkong, kini menjadi salah satu obyek wisata di Jawa Barat yang sejuk dan indah. Air dalam telaga itu diyakini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti halnya air zam-zam. Di tengah telaga terdapat pulau kecil seluas kurang lebih 16 hektar yang ditumbuhi pohon-pohon rindang. Di sini Raja Panjalu dimakamkan.</p>
<h3 style="padding:0px; margin:30px 0px 5px 0px;">Kata kunci yang masuk:</h3><div style="text-align:justify; line-height:16px;"><a href="http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/" title="legenda situ panjalu">legenda situ panjalu</a> (4), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/" title="kerajaan air zam-zam">kerajaan air zam-zam</a> (2), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/" title="legenda panjalu">legenda panjalu</a> (2), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/" title="dongeng panjalu">dongeng panjalu</a> (1), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/" title="makam panjalu di jawa barat">makam panjalu di jawa barat</a> (1), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/" title="mata air zam zam di pulau jawa">mata air zam zam di pulau jawa</a> (1), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/" title="Sayyidina ali ke tanah jawa">Sayyidina ali ke tanah jawa</a> (1), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/" title="wisata di panjalu">wisata di panjalu</a> (1), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/" title="wisata panjalu">wisata panjalu</a> (1)</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edipsw.com/wisata/air-zam-zam-di-bukit-panjalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>78</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Garuda Wisnu Kencana (GWK)</title>
		<link>http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/</link>
		<comments>http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 13:46:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edi Psw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[garuda wisnu kencana]]></category>
		<category><![CDATA[gwk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edipsw.com/?p=493</guid>
		<description><![CDATA[Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai negara. Disamping dikenal dengan keindahan alamnya, Bali juga dikenal akan keseniannya, salah satunya adalah seni patung. Patung-patung di Bali biasanya terbuat dari kayu dan batu cadas yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah karya yang mempunyai nilai seni tinggi. Kebanyakan patung-patung itu diukir sesuai dengan etnik Bali yang khas. Salah satu patung terbesar di Bali adalah patung Garuda Wisnu Kencana (GWK). Patung ini dirancang oleh salah seorang dosen ITB bernama I Nyoman Nuarta. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat patung ini bukan dari kayu maupun batu cadas seperti patung kebanyakan melainkan dari campuran tembaga dan kuningan. Keterangan Foto : Patung Garuda Wisnu Kencana, berdiri dengan megahnya di hamparan bukit yang luas. Patung raksasa ini dibuat di Bandung, dibawa ke Bali seberat tidak kurang dari 4000 ton dan didirikan di atas perbukitan Ungasan, di daerah bukit kapur wilayah Bali bagian selatan dengan tinggi yang direncanakan mencapai 128 meter. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/11/gwk02.jpg" target="_blank"><img class="alignleft size-medium wp-image-490" style="margin: 5px;" title="Di depan patung Garuda" src="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/11/gwk02-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" align="left" /></a>Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai negara. Disamping dikenal dengan keindahan alamnya, Bali juga dikenal akan keseniannya, salah satunya adalah  seni patung.<br/><br />
Patung-patung di Bali biasanya terbuat dari kayu dan batu cadas yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah karya yang mempunyai nilai seni tinggi. Kebanyakan patung-patung itu diukir sesuai dengan etnik Bali yang khas.<br/><br />
Salah satu patung terbesar di Bali adalah patung Garuda Wisnu Kencana (GWK). Patung ini dirancang oleh salah seorang dosen ITB bernama I Nyoman Nuarta. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat patung ini bukan dari kayu maupun batu cadas seperti patung kebanyakan melainkan dari campuran tembaga dan kuningan.<span id="more-493"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/11/gwk01.jpg" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-489" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="Patung Garuda" src="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/11/gwk01-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keterangan Foto :</strong><br />
<em>Patung Garuda Wisnu Kencana, berdiri dengan megahnya di hamparan bukit yang luas.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Patung raksasa ini dibuat di Bandung, dibawa ke Bali seberat tidak kurang dari 4000 ton dan didirikan di atas perbukitan Ungasan, di daerah bukit kapur wilayah Bali bagian selatan dengan tinggi yang direncanakan mencapai 128 meter. Di sekelilingnya tampak hamparan batu-batu cadas yang dipotong-potong membentuk tebing-tebing yang indah.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/11/gwk04.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-492" title="Saat turun tangga" src="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/11/gwk04-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/11/gwk04.jpg"> </a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keterangan Foto :</strong><br />
<em> Menuruni tangga setapak demi setapak meninggalkan lokasi Garuda Wisnu Kencana yang begitu indah.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Saat saya berkunjung ke sana, pembangunan GWK ini belum selesai. Padahal menurut jadwal, pembangunan GWK ini mestinya sudah rampung pada tahun 2005. Nampaknya, krisis ekonomi ini yang menghambat pembangunan patung GWK sehingga sampai saat ini masih belum selesai.</p>
<h3 style="padding:0px; margin:30px 0px 5px 0px;">Kata kunci yang masuk:</h3><div style="text-align:justify; line-height:16px;"><a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="garuda wisnu kencana">garuda wisnu kencana</a> (41), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="maksud dan tujuan didirikan gwk">maksud dan tujuan didirikan gwk</a> (14), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="latar belakang pembangunan gwk">latar belakang pembangunan gwk</a> (9), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="maksud dan tujuan didirikan garuda wisnu kencana">maksud dan tujuan didirikan garuda wisnu kencana</a> (8), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="gwk garuda wisnu kencana">gwk garuda wisnu kencana</a> (8), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="bahan dan motif pembuatan patung">bahan dan motif pembuatan patung</a> (5), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="bahan patung gwk">bahan patung gwk</a> (4), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="maksud dan tujuan gwk">maksud dan tujuan gwk</a> (4), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="pembuatan patung garuda wisnu kencana">pembuatan patung garuda wisnu kencana</a> (3), <a href="http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/" title="pembuat patung garuda wisnu kencana">pembuat patung garuda wisnu kencana</a> (3)</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edipsw.com/wisata/garuda-wisnu-kencana-gwk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>107</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ziarah Wali Songo 2008</title>
		<link>http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/</link>
		<comments>http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 12:45:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edi Psw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wali songo]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edipsw.com/2008/07/14/ziarah-wali-songo-2008/</guid>
		<description><![CDATA[Syukur alhamdulillah, ziarah wali songo yang dilaksanakan pada tanggal 9 – 13 Juli 2008 berjalan dengan sukses, tanpa ada halangan apa-apa. Berangkat dari Surabaya pada hari Rabu dan kembali ke Surabaya pada hari Minggu, tepat seperti yang direncanakan sebelumnya. Ziarah wali songo kali ini diikuti oleh 60 peserta orang dewasa, ditambah beberapa anak kecil yang ikut serta. Menggunakan bus pariwisata “Pelita Mas”, rombongan yang terdiri dari satu bus ini berangkat dari Siwalankerto Surabaya, Rabu (9/7) sekitar jam 20.00 WIB, dan tiba kembali di Surabaya hari Minggu (13/7) sekitar jam 10:30 WIB. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain : - Makam Sunan Bungkul - Makam Sunan Ampel - Makam Sunan Giri - Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim - Makam Sunan Drajat - Makam Maulana Ibrahim Asmoro Qondi - Makam Sunan Bonang - Makam Sunan Muria - Makam Sunan Kudus - Makam Sunan Kalijaga - Makam Sunan Gunung Jati - Makam Panjalu - Makam Kyai Raden Santri - Makam Sunan Pandanaran Perjalanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a title="walisongo001.jpg" href="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/07/walisongo001.jpg"><img src="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/07/walisongo001.thumbnail.jpg" alt="Masjid Agung Tuban tampak dari Makam Sunan Bonang" hspace="10" align="left" /></a>Syukur alhamdulillah, ziarah wali songo yang dilaksanakan pada tanggal 9 – 13 Juli 2008 berjalan dengan sukses, tanpa ada halangan apa-apa. Berangkat dari Surabaya pada hari Rabu dan kembali ke Surabaya pada hari Minggu, tepat seperti yang direncanakan sebelumnya.</p>
<p align="justify">Ziarah wali songo kali ini diikuti oleh 60 peserta orang dewasa, ditambah beberapa anak kecil yang ikut serta. Menggunakan bus pariwisata “Pelita Mas”, rombongan yang terdiri dari satu bus ini berangkat dari Siwalankerto Surabaya, Rabu (9/7) sekitar jam 20.00 WIB, dan tiba kembali di Surabaya hari Minggu (13/7) sekitar jam 10:30 WIB.<span id="more-194"></span></p>
<p>Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain :<br />
-	Makam Sunan Bungkul<br />
-	Makam Sunan Ampel<br />
-	Makam Sunan Giri<br />
-	Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim<br />
-	Makam Sunan Drajat<br />
-	Makam Maulana Ibrahim Asmoro Qondi<br />
-	Makam Sunan Bonang<br />
-	Makam Sunan Muria<br />
-	Makam Sunan Kudus<br />
-	Makam Sunan Kalijaga<br />
-	Makam Sunan Gunung Jati<br />
-	Makam Panjalu<br />
-	Makam Kyai Raden Santri<br />
-	Makam Sunan Pandanaran</p>
<p align="justify">Perjalanan wisata religi seperti halnya ziarah wali songo ini, jauh berbeda dengan wisata biasa atau dalam bahasa jawanya “ngelencer”. Yang ditekankan dalam ziarah wali songo, adalah tirakat, bukan untuk bersenang-senang. Itulah sebabnya di sepanjang perjalanan, yang ditemuinya bukanlah kesenangan, tapi penuh dengan kesengsaraan. Badan letih, mengantuk, kaki pegal-pegal karena harus jalan kaki naik-turun gunung seakan sudah menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan.</p>
<p align="justify"><a title="walisongo003.jpg" href="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/07/walisongo003.jpg"><img src="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/07/walisongo003.thumbnail.jpg" alt="Rombongan Laki-laki" hspace="2" /></a><a title="walisongo002.jpg" href="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/07/walisongo002.jpg"><img src="http://edipsw.com/wp-content/uploads/2008/07/walisongo002.thumbnail.jpg" alt="Rombongan Perempuan" hspace="2" /></a></p>
<p align="justify">Bagi saya sendiri, ziarah wali songo kali ini adalah yang ke dua. Ziarah wali songo pertama sekitar bulan Juli 2006 lalu. Sayangnya, ziarah wali songo kali ini tidak mengunjungi Goa Pamejahan, sebuah tempat yang biasa digunakan para wali untuk mengadakan pertemuan. Konon, gua ini terhubung langsung dengan sembilan lokasi para wali berda’wah, seperti Sunan Ampel di Surabaya, Sunan Giri di Gresik, Sunan Bonang di Tuban, dan beberapa lokasi wali yang lain.</p>
<p align="justify">Suka dan duka memang selalu menghiasi di setiap perjalanan ziarah ini. Keindahan alam di beberapa lokasi seakan menghapus rasa letih yang ada. Misalnya di Panjalu, kita bisa naik perahu motor mengitari danau, bahkan masuk ke pulau kecil yang berada di tengah danau tersebut. Kita juga bisa menyaksikan matahari terbit dari gunung Jabalkat, makam Sunan Pandanaran.</p>
<p align="justify">Perjalanan yang ditempuh selama 4 hari 4 malam ini, sempat beberapa kali bermalam, sekedar untuk menghilangkan letih setelah seharian di perjalanan. Walaupun tempat tidur seadanya, beralaskan karpet, tikar, dan bahkan tidur di teras depan rumah, nampaknya, itu semua sangat berarti bagi peziarah, terutama saya sendiri. Bagaimanapun juga, yang namanya ziarah, harus banyak tirakat. Tidur di penginapan yang seadanya, makan seadanya, sudah biasa.</p>
<h3 style="padding:0px; margin:30px 0px 5px 0px;">Kata kunci yang masuk:</h3><div style="text-align:justify; line-height:16px;"><a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="peta ziarah wali songo">peta ziarah wali songo</a> (5), <a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="ziarah walisongo">ziarah walisongo</a> (4), <a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="biografi sech ibrahim asmoroqondi">biografi sech ibrahim asmoroqondi</a> (3), <a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="Daftar tempat ziarah Walisongo">Daftar tempat ziarah Walisongo</a> (2), <a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="daftar ziarah wali sembilan">daftar ziarah wali sembilan</a> (2), <a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="MAKAM TEMPAT ZIARAH SUNAN PANJALU">MAKAM TEMPAT ZIARAH SUNAN PANJALU</a> (2), <a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="gambar makam sunan pandanaran">gambar makam sunan pandanaran</a> (2), <a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="latar belakang ziarah wali">latar belakang ziarah wali</a> (2), <a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="peta letak makam wali songo">peta letak makam wali songo</a> (2), <a href="http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/" title="doa ketika akan berangkat ziarah makam wali">doa ketika akan berangkat ziarah makam wali</a> (2)</div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edipsw.com/opini/ziarah-wali-songo-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>72</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

