Download! Download Smart Rapor Entry versi terbaru

Hari Anti Korupsi Se-Dunia

Menurut Wikipedia, “korupsi” berasal dari bahasa Latin corruptio, dari kata kerja corrumpere yang berarti busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalikkan, dan menyogok, yang artinya adalah perilaku pejabat publik yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.

Masih menurutnya, beberapa jenis tindakan korupsi antara lain memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan), penggelapan dalam jabatan, pemerasan dalam jabatan, menerima gratifikasi, dan sebagainya. Artinya, segala macam bentuk penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi atau untuk memperkaya diri sendiri dinamakan korupsi.

Ada beberapa faktor yang mendorong seseorang berbuat korupsi, diantaranya adalah kesempatan, merasa kurang, dan faktor keimanan. Kesempatan yang ada, kekayaan merasa kurang, dan iman yang labil, mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu yang melanggar hukum dan merugikan keuangan negara ini.

Hampir di semua negara, korupsi merupakan masalah yang cukup serius. Tak pandang bulu, apakah di negara maju, negara berkembang, atau negara miskin, korupsi merupakan masalah yang sangat berarti. Namun demikian, tidaklah mudah untuk menghilangkannya penyakit yang satu ini. Tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu kerjasama yang kuat dari berbagai pihak, bahu-membahu memberantas korupsi di suatu negara.

Mungkin angka korupsi di suatu negara bisa ditekan, namun yang namanya korupsi, tidak akan bisa dihilangkan begitu saja dari bumi ini. Ibarat dalam dunia pewayangan, ada Pandawa dan Kurawa. Pandawa melambangkan tokoh kebaikan sedangkan Kurawa melambangkan tokoh kejahatan. Mereka  akan selalu ada. Walaupun bertentangan, keduanya akan beriringan sehingga membuat cerita di bumi ini jadi lebih hidup. Keduanya saling mengalahkan, saling menjatuhkan, dan saling melumpuhkan.

Bagaimanapun juga, tokoh jahat harus dilenyapkan walau tidak menutup kemungkinan akan lahir tokoh-tokoh jahat berikutnya. Demikian juga dengan korupsi. Segala bentuk korupsi harus diberantas di negara ini. Upaya apapun perlu ditempuh, untuk menciptakan kehidupan bernegara yang aman, tertib dan damai. Momentum hari “Anti Korupsi Se-Dunia” ini, semoga bisa dijadikan sebagai pacuan untuk memberantas korupsi di negara ini. Menegakkan keadilan sehingga rakyat menjadi tenteram.

Komentar

60 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.