Download! Download Smart Rapor Entry versi terbaru

Transportasi dan Logistik | PKWU Kelas X – #2

Transportasi adalah proses perpindahan orang atau barang, dari satu tempat ke tempat lainnya.  Perpindahan dapat menempuh jarak yang dekat, sedang, maupun jauh.

Jarak dekat :
Perpindahan jarak dekat, banyak terjadi di sekitar kita. Sebuah contoh sederhana adalah, saat kita membawa beberapa buah gelas berisi air minum, dari dapur ke ruang tamu, dengan menggunakan baki. Baki merupakan sarana transportasi, yang digunakan untuk perpindahan gelas, dari dapur ke ruang tamu.

Contoh lain adalah, kegiatan menimba air dari dalam sumur. Wadah air yang diturunkan dengan bantuan tali dan katrol, dapat disebut sebagai alat transportasi. Jadi baki atau wadah air, tali dan katrol disebut alat transportasi jarak dekat.

Baki membantu perpindahan secara horizontal, sedangkan wadah air, tali dan katrol membantu perpindahan secara vertikal.

Jarak sedang :
Pada kegiatan sehari-hari, kita tidak akan bisa terlepas dari kegiatan transportasi. Sebagai contoh transportasi jarak sedang, di antaranya adalah tangga berjalan (eskalator), ban berjalan (eskavator), atau papan yang dipakai untuk meluncur dari dataran yang lebih tinggi.

Jarak jauh :
Sedangkan untuk contoh alat transportasi jarak jauh, adalah penggunaan kendaraan bermotor, untuk memindahkan barang ke tempat yang lebih jauh, misalnya dari satu kota ke kota lain, atau dari satu negara ke negara lain.

Pada masa awal peradaban, manusia menggunakan cara paling sederhana, untuk transportasi jarak jauh. Manusia menggunakan kemampuan tubuhnya, untuk berpindah maupun memindahkan barang, yaitu dengan berjalan kaki, serta menjinjing dan memikul barang bawaan, di bahunya.

Cara bawa tersebut, hanya dapat digunakan untuk membawa barang yang tidak terlalu berat. Kemudian, manusia mulai menggunakan tenaga hewan, untuk alat transportasi darat.

Perkembangan peradaban, menuntut manusia untuk terus memanfaatkan pikiran kreatifnya, dalam membuat berbagai alat transportasi, yang sesuai dengan kebutuhan, dan ketersediaan bahan di sekitarnya.

Teknologi transportasi terus berkembang, dengan ditemukannya roda, kemudian diikuti penemuan-penemuan baru seperti teknologi pembuatan jalan dan kanal laut, teknologi balon udara, teknologi mesin uap, rel kereta api, pesawat udara dan berbagai penemuan lainnya.

Kebutuhan perpindahan manusia yang terus meningkat, didukung dengan kemajuan teknologi mekanik, elektronik dan digital, mendorong berkembangnya sistem transportasi hingga saat ini.

Perpindahan objek pada prinsipnya, melibatkan beberapa unsur, meliputi objek yang akan dipindahkan, wadah atau tempat objek berada, medan yang dilalui, sistem, sumber tenaga yang menggerakkan perpindahan tersebut, serta pengendali perpindahan tersebut.

Pada kegiatan membawa gelas dengan baki, objek yang dipindahkan adalah gelas berisi air, baki adalah tempat menaruh objek, medan yang dilalui adalah lantai rumah, sedangkan sumber tenaga dan pengendali, adalah orang yang membawa baki.

Kegiatan menimba air sumur, adalah memindahkan objek air menggunakan wadah air, dengan sumber tenaga dan pengendali orang yang menimba, dengan bantuan sistem tali dan katrol.

Contoh lainnya, seorang pedagang telur mengangkat satu peti telur dari tokonya ke dalam mobil. Pada kegiatan tersebut, telur merupakan objek yang dipindahkan, peti adalah wadah dari objek, medan yang dilalui adalah jalan yang dilalui, dan sumber tenaga yang digunakan adalah tenaga manusia, yaitu tenaga pedagang telur.

Kemudian, telur tadi dibawa dengan mobil ke rumah pembeli. Maka, pada kegiatan transportasi ini, telur di dalam peti adalah objek yang dipindahkan, mobil adalah sarana di mana objek ditempatkan, medan yang dilalui adalah jalan dan sumber tenaga yang digunakan adalah sumber tenaga mesin mobil, dengan pengendali manusia.

Transportasi barang jarak dekat, merupakan kegiatan sehari-hari, yang kita alami, dan terjadi di sekitar kita. Karena jaraknya yang dekat, seringkali, permasalahan yang dialami pada kegiatan transportasi tersebut, luput dari perhatian.

Permasalahan transportasi jarak dekat, dapat ditemukan, jika kita berpikir kritis dan teliti mengamati. Permasalahan itu, juga dapat dipecahkan dengan kreativitas, dan cara berpikir inovatif.

Kegiatan transportasi barang jarak sedang dan jarak jauh, pada umumnya berkaitan dengan kegiatan yang disebut logistik. Logistik adalah proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dari transportasi dan penyimpanan yang efektif dan efisien.

Kegiatan logistik, yang utama adalah penyimpanan dan transportasi. Maka dapat dipahami, bahwa transportasi adalah bagian dari kegiatan logistik. Teknologi transportasi dan logistik, adalah teknologi yang dikembangkan untuk memfasilitasi penyimpanan dan perpindahan barang.

Kita ambil contoh, kegiatan logistik untuk wirausaha telur ayam. Telur ayam, adalah komoditas yang mudah rusak.
Maka, kita membutuhkan pengaturan yang tepat, untuk penyimpanan maupun untuk transportasinya, agar pedagang tidak mengalami kerugian akibat kerusakan barang, yang dalam hal ini telur ayam.

Kemasan atau wadah khusus, dirancang untuk telur ayam, agar terhindar dari benturan. Kemasan telur ayam pun, harus dapat ditumpuk untuk efisiensi ruang penyimpanan. Penyimpanan dan transportasi barang, harus mempertimbangkan faktor keamanan dan efisiensi ruang.

Kebutuhan logistik, di antaranya muncul sebagai kelanjutan dari kegiatan produksi. Kegiatan panen misalnya, membutuhkan kegiatan logistik. Logistik pascapanen dibutuhkan untuk memindahkan produk hasil panen ke tempat penyimpanan, menyimpan produk hasil panen, dan mengirim produk kepada konsumen. Transportasi dan penyimpanan produk hasil panen, harus dapat menjaga kualitas produk tetap baik, hingga diterima oleh konsumen.

Untuk lebih jelasnya bisa simak video berikut :

Komentar

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.